{:en}Sangeh Monkey Forest located at Jl. Brahmana Sangeh, 1,25 hours and 37 km from Ngurah Rai Airport Bali. With more than 700 gray apes and many 100 years old Pala trees, natural forest with nice guide and staff will make your day here very enjoyably. Contact Kuta Rent Car for the car self drive or with driver to visit this tourist place.
Flora
The types of plants found in this area are Pala (Difterocarpus trinervis) with high radiance. Apart from the above types there are still 54 other types including: Sandpaper (Tetracera scadens), Pule (Alstonia scholaris), Buni (Antidesma bunius), Cempaka kuning (Michelia camphaka), Kepohpoh (Buchanania arborescens) and others.
Fauna
The most dominant types of animals and become the hallmark of this region are gray apes (Macaca faciculari) where the population is based on an inventory of 1993 as many as 22 types, including: Alap-alap (Elanus hypoleucu), Eagle (Halioaster Indus), Owl (Typte alba javanica), Shaken (Gouvier ahalis), Weasel (Paradorurus hermaproditus), Forest cat (Felis bengalensis), Sendanglawe (Ciconia episcepus) and so on.
{:}{:id}Obyek wisata Sangeh Monkey Forestl terletak di Jalan Brahmana Sangeh, 1 jam 25 menit dengan menggunakan mobil, atau 37 km dari bandara Ngurah Rai Bali. Aada lebih dari 700 kera abu-abu yang menghuni hutan ini. Banyak pohon Pala yang sudah berumur ratusan tahun dan menjulang tinggi ke langit. Tempat sejuk, masih alami, monyetnya lucu dan jinak. Ada guide yang akan memandu anda di tengah hutan, ada juga fotografer lokal yang dapat membantu anda untuk berfoto dengan kera yang ada disini, tidak ada keharusan untuk membeli foto dari mereka.
Flora
Jenis-jenis tumbuhan yang terdapat didalam kawasan ini adalah Pala (Difterocarpus trinervis) dengan kerapan yang tinggi. Selain dari jenis tersebut diatas masih ada 54 jenis lainnya antara lain : Amplas (Tetracera scadens), Pule (Alstonia scholaris), Buni (Antidesma bunius), Cempaka kuning (Michelia camphaka), Kepohpoh (Buchanania arborescens) dan lain sebagainnya.
Fauna
enis-jenis satwa yang paling dominan dan mejadi ciri khas kawasan ini adalah kera abu-abu (Macaca faciculari) dimana populasinya berdasarkan inventarisasi tahun 1993 sebanyak 22 jenis antara lain : Alap-alap (Elanus hypoleucu), Elang (Halioaster Indus), Burung Hantu (Typte alba javanica), Terocok (Gouvier ahalis), Musang (Paradorurus hermaproditus), Kucing hutan (Felis bengalensis), Sendanglawe (Ciconia episcepus) dan lain sebagainya.
{:}